Tentunya kisah ini memang jadi satu pukulan berat untuk keluarga dan teman yang ditinggalkan.
Cecilia Maria ialah wanita yang emnjadi panutan, baik untuk teman maupun sanak saudaranya.
Dia jadi suster di Saints Teresa serta Joseph Monastery di Santa Fe, Argentina.
Semua yang mengenalnya tahu bahwa senyuman Cecilia begitu manis.
Dia seperti dikutip viral4real, selalu tersenyum sekalipun kondisinya tengah terkapar sakit.
S/d dia menghembuskan nafas terakhirnya, senyuman itu masih terlontar dari muka cantiknya.
Kisah ini berawal pada enam bln. silam.
Dimana Cecilia divonis mengidap kanker lidah serta penyakit lain yang membuat paru-parunya tidak berfungsi secara maksimal.
Namun selama ini dirinya menahan hingga akhirnya dia terkapar serta mesti di rawat di rumah sakit.
Tak ayal, segala usaha dilakukan oleh dokter secara medis.
Mulai dari operasi, sampai mengkonsumsi obat-obatan dijalani secara teratur di rumah sakit.
Selain usaha medis, selama terbaring lemas di rumah sakit, Cecilia tidak pernah berhenti berdoa.
Disamping itu juga, dokter sudah memvonis hidupnya tidak lagi lama.
Itu disampaiakn pada Cecilia.
Mendengar vonis dari dokter, Cecil juga mendedikasikan bekas hidupnya untuk berdoa serta beribadah.
Di hari-hari terakhirnya, Cecil sempat berhenti berdoa serta menuliskan satu surat wasiat.
Surat itu merupakan beberapa keinginannya setelah dirinya meninggal dunia.
" Saya berpikir tentang bagaimana pemakamanku jadi diberi doa secara intens dan kemudia diadakan perayaan besar untuk semua orang. Jangan lupa berdoa, tetapi jangan lupa unutk merayakan yang baik, " tulisnya dalam secarik kertas.
Hingga akhirnya, Cecil wafat di tempat tidurnya di rumah sakit.
Dalam kondisi tidak lagi bernyawa, muka Cecil masih melontarkan senyuman manis.
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.