Sesungguhnya Allah telah memberikan
syariat bagaimana seharusnya menyembelih hewan, salah satunya adalah
dengan mengucapkan “Bismillah” yang berarti hewan tersebut ditujukan
atas nama Allah. Ucapan itu pun secara tidak langsung akan membuat hewan
tenang dan ridho serta halal dagingnya.

Namun dalam sebuah video yang tersebar di YouTube, terlihat seekor unta
yang disembelih mendadak mengamuk di tengah warga Syiah. Diketahui bahwa
unta yang mengamuk dan menginjakinjak Syiah tersebut ternyata
disembelih bukan karena Allah, melainkan atas nama Husein.
Tentu secara hukum islam, pengatasnamaan kepada selain Allah akan membuat hewan sembelihan menjadi tidak halal. Terlebih lagi jika hewan tersebut ditujukan untuk ibadah kurban. Maka tak hanya haram dimakan, perbuatan itu pun merupakan bentuk kesyirikan.
Video berdurasi 59 detik ini awalnya memperlihatkan seekor unta yang dikerumuni oleh komunitas Syiah guna melihat secara langsung dan mengabadikannya. Nampak jika didengarkan semua orang Syiah kemudian berteriak “Husein”. Saat disembelih unta tersebut bukannya tersungkur, melainkan mengamuk.
Dengan kondisi leher yang bercucuran darah, unta itu pun membuat kerumunan Syiah berhamburan dan terinjakinjak. Di akhir video, unta yang tidak ridho itu lantas kabur dengan dikejar oleh beberapa warga Syiah.
Tentu secara hukum islam, pengatasnamaan kepada selain Allah akan membuat hewan sembelihan menjadi tidak halal. Terlebih lagi jika hewan tersebut ditujukan untuk ibadah kurban. Maka tak hanya haram dimakan, perbuatan itu pun merupakan bentuk kesyirikan.
Video berdurasi 59 detik ini awalnya memperlihatkan seekor unta yang dikerumuni oleh komunitas Syiah guna melihat secara langsung dan mengabadikannya. Nampak jika didengarkan semua orang Syiah kemudian berteriak “Husein”. Saat disembelih unta tersebut bukannya tersungkur, melainkan mengamuk.
Dengan kondisi leher yang bercucuran darah, unta itu pun membuat kerumunan Syiah berhamburan dan terinjakinjak. Di akhir video, unta yang tidak ridho itu lantas kabur dengan dikejar oleh beberapa warga Syiah.
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.