Daging Penumpang Ketinggalan Lalu Disate, Driver Ojek Online Kaget Terima SMS Ini. Rekannya Muntah
![]() |
| Daging Penumpang Ketinggalan Lalu Disate, Driver Ojek Online Kaget Terima SMS Ini. Rekannya Muntah |
Respon tak
disangka terjadi saat dua orang pengemudi ojek online menyantap daging
tak biasa. Kisah ini menjadi viral di media sosial. Tak ayal, kantong
plastik yang berisi daging milik penumpang ojek online ini membuat dua
orang pengemudi mengeluarkan respon tak biasa. Itu terjadi seketika
mereka tahu bahwa daging yang diolah menjadi sate oleh mereka bukanlah
daging biasa.
Kisah ini
diposting oleh akun Facebook Panji Nugraha dan dibagikan ke dalam grup
KOMUNITAS UBER MOTOR INDONESIA. Sampai dengan saat ini postingan itu
sudah 3.735 kali dibagikan dan mendapat dua ribu like.Dalam postingan
itu, pemilik akun memposting foto capture dan kisahnya dalam keterangan.
Berikut ini kisah yang ditulis pada keterangan :
*OJEK ONLINE*
Kupacu Motorku menuju Titik Penjemputan di Rumah Sakit Cengkareng.
"Ibu Siti yah..?" Tanyaku pada Ibu didepan Pintu Keluar Rumah Sakit Cengkareng.
"Eh.. iya Betul, Bang Panji dari Ojek Online yah..?" Dia balik Bertanya.
"Betul Bu, Tujuan Ke Bidara Cina yah Bu." Ujarku sambil menyerahkan Helm padanya.
"Iya Bang, Tolong Saya Titip Kantong ini di Depan yah Bang."
Si Ibu mencantolkan Kresek Plastik Hitam di Cantolan depan Motorku.
"Oh.. iya Bu, Silahkan."
"Wan.. Costomer
Gue Barusan Kelupaan Bawaannya, pas Gue Liat isinya Daging, Bagaimana
yah Wan..?" Tanyaku pada Wawan Suwarman di Basecamp.
"Masih Bagus ga tuh Dagingnya Bang..?" Balik bertanya Wawan.
"Kayanya sih
Masih Seger Wan, Darahnya aja belom Beku." Jawabku sambil membuka
Kantong dan memperlihatkan isinya pada Wawan.Wah.. di Sate enak nih.."
Berkata Toyip sambil merogoh isi Kantong Plastik.
"Mau Gue Pulangin, Jauh Banget di Bidara Cina, Orangnya juga ga Nelpon ato Sms Gue, jadi Bingung nih Gue."
"Udah ga usah
Bingung Bang, Kita Sate aja di Mari, ga bakal tuh Orang Marah, paling
Rating Loe Turun, hehehe." Timpal Wawan dengan Wajah Penuh Harap.
"Hmmm, ya udah
Terserah Loe deh, Gue mau Pulang Tidur dulu, Mata Gue sepet Ngantuk,
semalem abis Ngalong Gue." Kataku sambil menyerahkan Kantong Plastik
pada Wawan.
"Wan..... Wan.... Kemanain tuh Daging...?" Aku Berteriak sambil Lari Kearah Basecamp.
"Tenang Bang,
Masih Gue sisain, Tuh Masih ada Lima Tusuk lagi." Ujar Wawan Menunjuk
Lima Tusuk Sate yang sudah di beri Bumbu di Piring.
"Enak Banget Dagingnya Ji, Sering-sering aja ada Costomer ketinggalan Bawaan Dagingnya yah Ji, hehehe." Toyib menimpali.
"Wadoooh, Loe
Gila ye, Nih Baca Sms dari Costomer yang Bawaannya Ketinggalan Barusan."
Ujarku Sambil menyerahkan Handphonku pada Wawan Sumarwan.
Wawan Langsung
Muntah-muntah Sedang Toyib Pingsan Seketika, Begitu Mereka membaca Sms
di Handphonku. Begitu kisah yang ditulis dalam keterangan.
Tak ayal, isi pesan singkat itu sangat mengejutkan dirinya. Wajar saja jika kedua rekannya itu pingsan dan muntah-muntah.
"Maaf bang, plastik yang saya taro di depan motor lupa saya ambil
kalo bisa tolong anterin ke rumah saya, atau tolong di kubur aja,
soalnya itu daging tumor mertua saya,
sebelumnya terima kasih bang" Begitu bunyi pesan singkat yang diterimanya.


0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.